Tips Merawat Selada Hidroponik Rumahan

Tips Merawat Selada Hidroponik Rumahan

Dalam merawat selada dengan sistem hidroponik memang sedikit gampang – gampang susah, yang paling penting adalah dengan memastikan tanaman selada mendapatkan sinar matahari dengan cukup, memberikan nutrisi sesuai kebutuhan. Terlebih jika sobat menggunakan tandon yang berukuran kecil, sesering mungkin untuk mengecek larutan nutrisi jangan sampai habis atau tersisa sedikit.

Suhu untuk larutan nutrisi dalam tandon diusahakan agar tetap stabil, Karena suhu yang terlalu tinggi dapat menganggu proses pertumbuhan tanaman hingga dapat mengakibatkan tumbuhan layu dan mati.

Untuk tandon jika sobat petanipedia menggunakan dari bahan plastik atau kaleng, sebaiknya lindungi tandon dengan busa atau kain yang dibahasi. Tujuannya agar sinar matahari tidak masuk langsung kedalam tandon.

Tandon yang menggunakan dari box styrofoam sangat baik lebih lagi tidak dapat ditembus oleh sinar matahari, Box styrofoam juga memiliki kelebihan mampu menjaga suhu larutan nutrisi dalam keadaan stabil walau disiang hari. Untuk sobat petanipedia yang menggunakan tandon dari bahan plastik atau kaleng, Suhu larutan didalamnya cenderung tidak stabil karena cepat panas.

Baca Juga : Cara Menanam Selada dengan Tekhnik Hidroponik

Aturan dosis PPM larutan nutrisi
  • Gunakan larutan nutrisi dalam dosis rendah untuk selada berumur 1-7 HST(hari setelah tanam) atau 500 PPM.
  • Naikan dosis larutan nutrisi sebanyak 700 PPM untuk umur selada 8-14 HST.
  • Untuk umur selada 15-21 HST bisa menggunakan dosis ppm sebanyak 900 PPM.
  • Selada yang berumur 22 HST sampai pada masa panen gunakan dosis ppm sebanyak 900 PPM.

Untuk Umur panen selada ini sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya, Sobat petanipedia bisa langsung lihat dibawah ini.

Mencegah Hama Penyakit

Jika sobat petanipedia hanya sedikit yang dibudidayakan atau hanya sekedar hobi-hobi saja, Dalam mencegah hama penyakit dapat diatasi dengan cara manual. Namun jika memang tidak memungkinkan sobat petanipedia juga bisa melakukan penyemprotan pestisida nabati. Bukan dengan pestisida kimia karena dapat membahayakan kesehatan.

Bagaimana menurut sobat petanipedia ? Semoga dapat membantu sobat petanipedia ๐Ÿ™‚ jangan lupa untuk mampir difanspage petanipedia disini. ๐Ÿ™‚

Share This Post

Post Comment